Daerah

Jadi Jagoan Digital di Dairi Bertambah

SINDEKA.id – Seratus orang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Dairi dari berbagai sektor usaha mengikuti pelatihan Digital Entrepreueurship Academy yang digelar di Hotel Berristera, Sitinjo, Dairi, yang diselenggarakan selama 2 hari yakni 15-16 Maret 2022.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi Aryanto Tinambunan, Kepala Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, Ibrar Samekto, Sekretaris Dinas Perindag Kab. Dairi Sabar Pasaribu

Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) merupakan kali kedua dilaksanakan di Dairi sebagai tindak lanjut dari kerjasama Pemerintah Kabupaten Dairi dengan Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan.

Bupati Dairi Eddy Berutu dalam sambutannya yang dalam hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Dairi menyambut baik pelaksanaan kegiatan Digital Enterpreneurship Academy kepada pelaku usaha UMKM di Dairi

Dikatakannya UMKM menjadi salah satu sektor penting bagi ekonomi bahkan di seluruh penjuru dunia saat ini, namun masih sedikit yang masuk dalam ekosistem ekonomi digital. "Untuk itu Pemerintah Kabupaten Dairi sangat mendukung program kegiatan dalam rangka meningkatkan kemampuan keterampilan serta pengetahuan guna mengembangkan ekonomi UMKM berbasis teknologi digital," ucap Bupati Eddy melalui sambutan tertulisnya. 

"Saat ini digital enterpreneur menandai perkembangan teknologi informasi digital yang sangat pesat, termasuk juga dalam dunia usaha kecil menengah dan mikro dituntut untuk memiliki keterampilan berbasis digital. Bukan hanya di Indonesia tetapi seluruh dunia saat ini melakukan hal yang sama," tambah Bupati Dairi.

"Saya berharap warga Dairi terkhusus pelaku usaha UMKM agar memanfaatkan kesempatan yang baik ini, mudah-mudahan UMKM Dairi bisa maju dan sejahtera serta meningkatkan ekosistem ekonomi digital,"ujarnya.

Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Ibrar Samekto yang turut memberikan sambutan dalam kegiatan itu menyampaikan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam beberapa tahun terakhir sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan infrastruktur komunikasi dan melakukan peningkatan literasi digital.

"Dairi sudah melaksanakan serangkaian kegiatan digital enterpreneur academy yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memanfaatkan inovasi berbasis teknologi para pelaku pelaku usaha di Dairi ini," ucapnya.

Irbar Samekto mengatakan bahwa program pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang digelar saat ini sebagai usaha meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi internet dan platform e-commerce dalam memasarkan hasil usahanya secara lebih luas lagi.

“UKM itu sangatlah kuat. Dari mikro menjadi makro ekonomi. Nah, dengan keterampilan basis teknologi kita bisa mengembangkan usaha kita, karena kita sudah bisa memasarkan produk kita kepada konsumen selama 24 jam tanpa harus ditunggui dengan adanya digital marketing.” terang Ibrar.

“Pelatihan ini diharap dapat membantu pelaku UMKM untuk berkembang dan maju, salah satunya melalui digital marketing. Memudahkan pelaku UMKM yang ada saat ini bisa go-online” ujarnya. 

Menjadi narasumber pada kesempatan tersebut Sekretaris Dinas Perindag Sabar Pasaribu mengatakan instansinya juga membantu UMKM Dairi untuk membuat profil usaha yang nantinya bisa masuk ke marketplace.

Profil usaha yang dimaksud dalam hal  ini adalah bagaimana kita mengemas deskripsi detail produk untuk menarik minat konsumen

"Menguatkan ekosistem digital dibutuhkan sinergi antara pemerintah bersama swasta dibarengi dengan inovasi inovasi kreatif dan tentunya peningkatan SDM dan pengetahuan tentang literasi keuangan," tukasnya.

Sebagai informasi, pelatihan DEA ini merupakan program besar dari Digital Talent Scholarship (DTS) yang diluncurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang dilaksanakan oleh BBPSDMP Kominfo Medan.  Kabupaten Dairi sendiri pada tahun 2022 ini menetapkan target yang dilatih sebanyak 5.000 orang yang dibagi dalam dua bentuk pelatihan, yaitu 1.250 orang secara tatap muka langsung (luring) dan 3.750 orang dilakukan secara daring.  Hal tersebut sebagai upaya Bupati Dairi untuk meyakinkan BBPSDMP agar kegiatannya dilaksanakan di Kabupaten Dairi.

Related Articles

Back to top button