Birokrasi

Nyala Api Bela Negara Kobarkan Semangat Pengabdian 173 CPNS Pemprov Sumut

MEDAN, SINDEKA.id — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan Api Semangat Bela Negara bagi peserta Pelatihan Dasar atau Latsar CPNS Batch II Golongan III Angkatan IX hingga XII Tahun 2026, Jumat malam (8/5/2026) yang diikuti sebanyak 173 peserta CPNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Prosesi Api Semangat Bela Negara dipimpin langsung oleh Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Dr. Agustinus, S.SiT, M.T. Kegiatan itu turut dihadiri para pejabat struktural, widyaiswara, serta liaison officer yang mendampingi peserta selama pelaksanaan Latsar.

Dalam suasana malam yang khidmat, nyala api menjadi simbol semangat pengabdian, loyalitas, dan komitmen para calon aparatur sipil negara untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Dalam amanatnya, Agustinus menegaskan bahwa kegiatan Api Semangat Bela Negara bukan sekadar seremoni. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali kesadaran para CPNS tentang makna pengabdian sebagai aparatur negara.

“Api yang menyala bukan sekadar cahaya biasa, tetapi nyala jiwa yang menggambarkan semangat bangsa yang tak pernah padam untuk menjaga Indonesia,” ujar Agustinus di hadapan peserta.

Ia mengatakan, ASN tidak hanya hadir untuk menjalankan rutinitas pekerjaan. Lebih dari itu, ASN dituntut mampu memberikan pelayanan publik yang dilandasi keikhlasan, integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Agustinus menyampaikan lima pesan penting kepada seluruh peserta Latsar CPNS.

Pertama, peserta diminta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam bekerja. Kedua, menjaga kehormatan serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Ketiga, para CPNS diingatkan agar tidak mudah terpengaruh isu yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Keempat, mereka diminta memberikan darma bakti terbaik dengan menjunjung tinggi integritas, kepatuhan terhadap aturan, serta nilai-nilai antikorupsi.

Kelima, seluruh peserta diminta menjaga soliditas dan memperkuat semangat kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.

Menurut Agustinus, bela negara tidak hanya dimaknai dalam konteks perjuangan fisik. Dalam kehidupan ASN, bela negara dapat diwujudkan melalui dedikasi, loyalitas, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Suasana kegiatan semakin membangkitkan semangat peserta ketika Agustinus menyerukan ajakan untuk terus berkolaborasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kejayaan Indonesia bukan hanya sekadar mimpi. Mari berkolaborasi dan memberikan darma bakti terbaik untuk NKRI,” tegasnya.

Melalui kegiatan Api Semangat Bela Negara ini, para peserta Latsar CPNS diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai bela negara, memperkuat karakter ASN BerAKHLAK, serta menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin baik di Sumatera Utara. (*)

Back to top button