Daerah

Waspada Penipuan Online, Satreskrim Polres dan Diskominfo Dairi Koordinasi untuk Edukasi Warga

SINDEKA.id – Kepala Satuan Reserse Kriminial (Kasatreskrim) Kepolisian Resort Dairi berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Dairi terkait maraknya penipuan online sehingga perlu dilakukan langkah-langkah nyata berupa  edukasi atau literasi kepada masyarakat agar waspada dan tidak mudah tertipu secara online.

Hal itu disampaikan saat Kasatreskrim Polres Dairi, AKP Rismanto Purba, SH, MH, MKn saat berkunjung ke Dinas Kominfo Kabupaten Dairi pada Kamis, 24 Februari 2022 dan berdiskusi langsung dengan Kepala Dinas Kominfo Dairi, Aryanto Tinambunan, di ruang kerjanya.

Disampaiakan Aryanto, Diskominfo berupaya terus untuk meningkatkan literasi digital kepada masyarakat seperti melakukan sosialisasi agar masyarakat khususnya di Kabupaten Dairi waspada terhadap transaksi secara online. Sosialisasi tersebut di sebarkan melalui media spanduk/baliho, talkshow di radio, penyebaran informasi media sosial berupa meme atau flyer.

Ditambahkannya, Diskominfo menyambut baik ajakan pihak kepolisian untuk bersama-sama menyadarkan masyarakat agar berhati hati dalam melakukan transaksi di jagat maya dan  tidak mudah percaya dengan iklan di media sosial serta selalu teliti atau lakukan cek terhadap alamat website yang tersedia.  Satreskrim Polres Dairi akan selalu melakukan sosialisasi melalui Radio Pemkab berupa imbauan dan talk show.  Diharapkan juga Diskominfo mensosialisasikan waspada penipuan online ini berupa pemasangan spanduk dan baliho di setiap kecamatan.

Pihak Polres Dairi melalui Satreskrim menghimbau kepada masyarakat bahwa memanfaatkan kecanggihan teknologi, para pelaku kejahatan kini juga mulai masuk ke ruang-ruang kehidupan masyarakat kita yang sedikit banyak kerap diekspos di media sosial atau medsos.

Lebih lanjut Rismanto Purba menjelaskan apabila mengalami hal ini, masyarakat harus teliti membaca dengan benar dan melihat secara saksama isi dari konten medsos, pesan singkat maupun email apakah benar pengirimnya berasal dari satu institusi asli atau tidak.  

"Jangan mudah percaya terhadap harga yang miring misalnya, bisa juga ditanyakan teman atau kerabat terkait kebenaran iklan di media sosial sehingga perlu kehati-hatian", ujar Kasat.
Dan jika ada masyarkat yang menjadi korban penipuan online, diharapkan agar segera melaporkan juga kepada pihak yang berwenang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Related Articles

Back to top button